Minggu, 11 September 2011

New Book on September

Judul buku : Jingga dan Senja
Pengarang : Esti Kinasih
Diterbitkan oleh : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan keempat: Maret 2011, 312 hal
Genre : Teenlit

Sinopsis Cerita
Tari, siswa baru SMA Airlangga. cewek rapi dengan nuansa oranye yang selalu menyertainya.
Ari, cowok cakep dan tajir. sayang sikapnya sangat brutal dan terkenal sebagai tukang buat onar di SMA Airlangga.
Angga, cowok pentolan SMA Brawijaya musuh bebuyutan Ari.

Ketiganya dipertemukan dalam kancah tawuran yang hebat. Angga setelah mengetahui Tari sebagai siswi SMA Airlangga lalu menggunakan dia sebagai sarana untuk melumpuhkan Ari.

Pada pertemuan kedua lagi-lagi Tari berada di medan tawuran. Jadilah dia sasaran sandera empuk bagi Angga. Meski menjadi tawanan perang, Tari dan sobatnya Fia diperlakukan ramah oleh para cowok Brawijaya. Sementara itu Ari yang khawatir akan kondisi cewek dari sekolahnya itu dengan gagah berani mendatangi markas Angga hanya untuk dipaksa bertekuk lutut dihadapan kawan-kawan Angga.

Keduanya semakin berseteru setelah mengetahui nama lengkap Tari.
Bagaimana sikap Tari ya? Akan memilih Ari yang sempat memberi kesan baik diawal jumpa namun obsesis, sadis dan selalu membuatnya menangis pada pertemuan berikutnya ataukah memilih Angga yang lembut dan perhatian tapi menyimpan maksud tersembunyi dibalik sikap manisnya itu.
Lalu ada apakah dengan nama panjang Tari, hingga keduanya ngotot ingin mendapatkan hati Tari….

Kelebihan Novel
Tema yang diangkat tidak melulu tentang percintaan 2 remaja. Ada konflik yang menguatkan jalan cerita.
Esti pandai dalam merangkai kata yang membawa pembaca merasakan ketegangan saat adu tawur terjadi atau saat tokoh kebut-kebutan dijalan.
Misteri tentang nama tokoh Tari membuat pembaca ingin terus membaca dan mengetahui ada apa dibalik nama lengkap Tari.

Kelemahan
Untuk genre teenlit terlalu mengumbar kekerasan.
Ada sedikit kejanggalan, ketika terjadi tawuran kenapa pihak sekolah tidak memanggil polisi untuk mendamaikan kedua kubu.
Ending cerita menggantung meski akan ada sekuelnya tapi tetap saja ada perasaan tidak puas saat membaca akhir cerita.

Kesimpulan
Secara keseluruhan isi buku cukup menarik meski jika dicermati, kisah penindasan Ari terhadap Tari hampir mirip dengan Drama Taiwan dan Korea yang terkenal. Namun cukup memberi warna bagi buku jenis teenlit.

Saran
- Kurangi adegan kekerasan karena secara tidak langsung memberi contoh tidak baik bagi pembaca, apalagi sikap Ari yang tidak terkendali.
- Seharusnya kisah tentang sebab musabab Ari dan Angga bermusuhan langsung dipaparkan pada buku pertama ini. Baru kemudian meloncat ke kisah antara Tari, Ari dan orang baru Ata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar